KPK Ungkap Alur Suap BPK: Uang dari Rekanan Papan Tulis Interaktif Muara Enim

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut uang untuk menyuap oknum Badan Pemeriksa Keuangan disiapkan pihak Pemkab Muara Enim. Dana itu berasal dari rekanan proyek pengadaan papan tulis interaktif.

Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengatakan uang suap antara lain diterima dari Direktur PT Millenium Solusi Abadi, Fika, lewat marketing perusahaan, Cory Erin Hardi. Keduanya sudah berstatus tersangka.

“Penerimaan uang tersebut di antaranya dari saudari FK selaku Direktur MSA melalui pihak marketing-nya, yaitu saudari CRH,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Fika dan Cory adalah rekanan Pemkab Muara Enim dalam pengadaan papan tulis interaktif di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut Taufik, Cory menyerahkan Rp500 juta ke Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim, Abi Nurwardani, selaku perwakilan pemkab. Dari jumlah itu, Abi membagikan sekitar Rp200 juta kepada pihak swasta Augusz Dewanggara alias Angga dan seseorang berinisial MYN untuk diteruskan ke oknum BPK.

KPK menyatakan uang itu diberikan agar hasil audit BPK Perwakilan Sumatera Selatan atas laporan keuangan Pemkab Muara Enim tahun anggaran 2025 diubah.

Kasus ini terungkap setelah KPK menangkap 10 orang dalam OTT pada 7–8 Juni 2026. Lima orang ditangkap di Jakarta, lima lainnya di Sumsel. Bupati Muara Enim, Edison, ikut diamankan. Ini OTT ke-12 KPK sepanjang 2026.Pada 9 Juni 2026, KPK menetapkan empat tersangka: Bupati Edison, Sekretaris Dinas Pendidikan Muara Enim Abi Nurwardani, Cory Erin Hardi, dan keponakan Edison, Adi Triyadi.

KPK kemudian menggelar OTT lanjutan pada 10 Juni 2026 dan menangkap lima ASN BPK RI. Operasi ini menjadi OTT ke-13 KPK sepanjang 2026.

Pada 11 Juni 2026, KPK menetapkan lima tersangka dugaan suap pengkondisian audit BPK pada Pemkab Muara Enim tahun anggaran 2025. Mereka adalah Edison, Cory Erin Hardi, Fika, Augusz Dewanggara, dan ASN BPK RI Titin Rita Lestari, mantan Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumsel. (Alv)