Tatapkan Target Promosi, PSPS Pekanbaru Rekrut Tiga Pemain Muda untuk Arungi Liga 2 2026-2027

PEKANBARU – PSPS Pekanbaru terus mematangkan komposisi skuad menjelang bergulirnya ajang Championship Liga Indonesia musim 2026-2027. Tidak hanya mendatangkan pemain senior dan legiun asing, manajemen Asykar Bertuah juga mulai membangun fondasi tim jangka panjang dengan merekrut tiga pemain muda potensial.

Ketiga pemain tersebut adalah Mohammad As’ad Zidan (penyerang sayap/winger), Jenico Raski Nijaya (gelandang), serta penjaga gawang muda Dian Rizkiana. Ketiganya diboyong dari Ari Batavia FC.

Khusus untuk Jenico, pemain ini merupakan alumnus Elite Pro Academy (EPA) U-20 PSPS Pekanbaru yang kembali dipulangkan setelah semusim berkarier di klub sebelumnya. Perekrutan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi klub dalam memenuhi regulasi kompetisi yang mewajibkan setiap tim memiliki pemain kelompok usia muda.

Selain memenuhi regulasi, ketiganya dinilai memiliki kualitas dan potensi besar untuk bersaing di tim utama. Kehadiran mereka diharapkan mampu menambah kedalaman skuad sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi klub.

Langkah ini sejalan dengan karakter pelatih kepala Akhyar Ilyas, yang dikenal konsisten memberikan kepercayaan dan kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang di level profesional. Dengan bergabungnya As’ad Zidan, Jenico, dan Dian, PSPS diharapkan memiliki regenerasi yang solid untuk beberapa musim ke depan.

Saat ini, skuad PSPS tengah menjalani pemusatan latihan (training camp) di Jakarta di bawah arahan langsung Akhyar Ilyas dan staf pelatih. Sebagian besar pemain lokal sudah bergabung, sementara para pemain asing dijadwalkan segera menyusul setelah proses administrasi rampung.

PSPS menjadi salah satu tim yang cukup aktif di bursa transfer kali ini. Manajemen mempertahankan sejumlah pilar musim lalu seperti Asir Asiz, Alfin Tuasalamony, Antonio Gamaroni, Vieri Donny, Ilham Fathoni, Ilham Syafri, Misbakus Solikin, dan Pramudya Dwi.

Sejumlah amunisi baru juga sukses didatangkan untuk memperkuat berbagai lini:
Pemain Lokal: Aulia Ramadan Lubis dan Hamzah Depa (Persikad Depok), Muhammad Revan (Persiraja Banda Aceh), Andik Rendika Rama (Persekat Tegal), Januarius Toa Meka (Deltras Sidoarjo), serta Dicki Agung Setiawan (Sumsel United).
Pemain Asing: Penyerang asal Brasil, Matheus Henrique Machado de Santana (Matheus Machado), yang musim lalu tampil tajam bersama Persiraja Banda Aceh.
Pemain Muda: Mohammad As’ad Zidan, Jenico Raski Nijaya, dan Dian Rizkiana.

Kompetisi kasta kedua sepak bola nasional ini dijadwalkan mulai bergulir pada 18 September 2026. Sesuai regulasi operator liga, setiap klub wajib mendaftarkan minimal delapan pemain berusia di bawah 21 tahun (U-21) dan memainkan setidaknya dua pemain U-21 dengan akumulasi minimal 180 menit per pertandingan.

Tergabung di Grup Barat, PSPS Pekanbaru memasang target tinggi untuk tampil kompetitif dan mengamankan tiket promosi ke Super League Indonesia musim 2027-2028. Perpaduan antara pemain senior, talenta muda binaan, dan legiun asing berkualitas diharapkan mampu mengembalikan masa kejayaan sepak bola Riau. (Alv)