Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih Tewas, Satu Warga Terluka

WASHINGTON – Dinas Rahasia Amerika Serikat (US Secret Service) mengonfirmasi pelaku penembakan di dekat kompleks Gedung Putih, Washington DC, Sabtu (22/2/2025), tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas.

Dalam keterangan resmi, Dinas Rahasia menyebut insiden terjadi setelah pukul 18.00 waktu setempat atau Minggu (23/2/2025) pukul 05.00 WIB. Lokasi penembakan berada di persimpangan 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, tepat di luar pagar Gedung Putih.

“Pelaku mengeluarkan senjata dari tasnya dan mulai melepaskan tembakan,” tulis Dinas Rahasia.

Petugas yang berjaga langsung membalas tembakan dan melumpuhkan pelaku. Ia dievakuasi ke rumah sakit terdekat dan dinyatakan meninggal dunia.

Satu orang warga yang melintas turut terkena tembakan. Kondisi korban belum diketahui. Dinas Rahasia memastikan tidak ada anggotanya yang terluka dalam insiden tersebut.

Presiden Donald Trump berada di dalam Gedung Putih saat kejadian. Dinas Rahasia menegaskan tidak ada pejabat yang dilindungi atau operasi keamanan yang terdampak.

ABC News mengutip pejabat Gedung Putih melaporkan Trump sedang berada di Ruang Oval bersama sejumlah staf, di antaranya Steven Cheung, Natalie Harp, dan Margo Martin.

Gedung Putih sempat menerapkan status lockdown atau kuncitara, namun telah dicabut. FBI dan Departemen Kepolisian Washington DC kini berada di lokasi untuk mendukung penyelidikan Dinas Rahasia.

Kepala FBI Kash Patel menyatakan pihaknya membantu penanganan di tempat kejadian perkara. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif pelaku. (Par)