Jelang Idul Adha, Distanak Pekanbaru Kerahkan 75 Petugas Cek Kesehatan Hewan Kurban

PEKANBARU – Distanak Pekanbaru mulai memperketat pengawasan hewan kurban yang masuk ke kota menjelang Idul Adha 2026. Sebanyak 30 petugas diterjunkan untuk mendata dan memantau kondisi sapi serta kambing di lapangan.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Pekanbaru, Zulpan Ependi, mengatakan pemantauan dilakukan sejak hewan tiba di Pekanbaru.

“Tim kami sudah bekerja mendata jumlah hewan kurban yang masuk. Ini penting agar kami tahu kondisi dan sebarannya,” ujarnya.

Selain pendataan, Distanak juga menyiapkan sosialisasi tata kelola dan kesehatan hewan kurban bagi pengurus masjid. Kegiatan dijadwalkan Selasa mendatang di DPP. Pengawasan langsung ke kandang penggemukan dan lokasi penjualan akan dimulai H-10 Iduladha. Pada hari penyembelihan, tim gabungan bersama PDHI Riau dan mahasiswa FKH Unri akan turun lapangan. Total sekitar 75 petugas terlibat, terdiri dari 30 dokter hewan PDHI, 33 mahasiswa Unri, dan sisanya dari Distanak.

Petugas akan melakukan pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem untuk memastikan daging layak konsumsi.

“Jika ditemukan penyakit atau cacing berbahaya, daging tidak boleh dikonsumsi masyarakat. Pemeriksaan dilakukan dokter hewan,” tegas Zulpan.

Distanak berharap langkah ini membuat hewan kurban di Pekanbaru sehat, aman, dan layak konsumsi, sehingga warga dapat beribadah dengan tenang. (alv)