Pecah! The Changcuters Guncang Malam Perdana RANS Carnival Pekanbaru
PEKANBARU – The Changcuters menutup hari pertama RANS Carnival Pekanbaru dengan konser penuh energi di Halaman Kantor Gubernur Riau, Sabtu (6/6/2026) malam. Ribuan penonton bertahan hingga akhir acara demi menyaksikan band asal Bandung itu.
Baru naik panggung, vokalis Muhammad Tria Ramadhani langsung disambut teriakan histeris. Sorot lampu dan gaya enerjik Tria membuat suasana makin panas.
“Semangat kalian luar biasa, kalian selalu bikin kami kangen,” sapa Tria kepada Changcutrangers, sebutan untuk penggemar The Changcuters.
Sepanjang konser, The Changcuters tampil dekat dengan penonton. Tria berulang kali berinteraksi dan menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara.
“Tepuk tangan untuk RANS Carnival, sudah mendatangkan kita ke Pekanbaru. Kami senang kalau lihat kalian gembira,” ujarnya.
Lagu-lagu andalan dimainkan satu per satu. Setiap dentuman drum dan petikan bass memicu penonton melompat dan bernyanyi bersama. Di barisan depan, penonton berebut menggapai tangan Tria.
Suasana memuncak saat “I Love You Bibeh” dimainkan. Ribuan suara kompak menyanyikan lirik. Penonton saling berangkulan sambil melompat mengikuti irama.
The Changcuters juga memberi kejutan. “Ada satu lagu spesial yang belum pernah kami nyanyikan di sini. Malam ini kita nyanyikan lagu baru itu, judulnya Ruang Riang,” kata Tria. Penonton menyambut dengan tepuk tangan.
Lagu “Ruang Riang” mengalir dengan warna musik khas The Changcuters. Beberapa penonton langsung merekam dan ikut menyanyikan reff yang mudah diingat.
Permainan gitar Qibil mendominasi panggung di beberapa lagu. Saat “Hijrah ke London” dimainkan, penonton serentak memberi hormat. Lagu itu membawa suasana rock n roll ala jalanan London.
Meski malam makin larut, energi penonton tidak surut. Tria memuji semangat warga Pekanbaru.
“Kalian semua kayaknya udah jago nyanyi ya. Makin kami sering ke sini, suara kalian makin bagus luar biasa,” ucapnya.
Konser ditutup dengan “Main Serong”. Lampu panggung berkedip cepat berpadu hentakan drum Erick. Area festival berubah jadi lautan manusia yang terus bergerak. Saat musik berhenti, teriakan penonton masih menggema.
Hari pertama RANS Carnival Pekanbaru menghadirkan musik, seni, dan bazar UMKM sejak pagi. Penampilan The Changcuters jadi magnet utama malam itu. (Alv)

