Selat Hormuz Jadi Fokus Utama, Negosiasi AS-Iran Jalan di Tempat

TOKYO – Perundingan damai antara AS dan Iran belum membuahkan hasil. Wakil Presiden AS J.D. Vance menyatakan tidak ada kesepakatan tercapai setelah pertemuan dengan pihak Iran di Pakistan. Perbedaan pandangan soal Selat Hormuz jadi hambatan utama.

Vance kembali ke AS tanpa membawa hasil kesepakatan. Perundingan lanjut hari kedua, tapi gencatan senjata sementara dinilai rapuh. Iran tutup Selat Hormuz, pasar global terguncang, harga energi melonjak.

AS desak Iran buka Selat Hormuz, tapi Iran minta “kerangka bersama” dulu. Selat Hormuz vital buat pengangkutan minyak dan gas. AS siap operasi pembersihan ranjau, Iran bantah. Negosiasi masih berlanjut, nasib Selat Hormuz masih tak pasti. (Alv)