Terik yang Membakar (Karya: Erwin Hartono)
Terik matahari membakar bumi
Panasnya cuaca tiada henti
Esok yang tak pasti hari ini yang nyata
Kerusakan alam akibat tangan kita
Hutan yang gugur sungai yang kering
Bumi yang menangis karena kita salah
Polusi yang menyebar asap yang membumbung
Kita yang merusak alam yang menderita
Manusia yang lalai lupa akan tanggung jawab
Mengambil tanpa memberi merusak tanpa memperbaiki
Bumi yang tua semakin lemah
Akibat perbuatan kita yang harus tanggung jawab
Terik matahari semakin panas
Bumi yang semakin tua semakin rusak
Kita yang tidak peduli alam yang menderita
Apakah kita akan sadar sebelum terlambat?
Panasnya cuaca mengingatkan kita
Untuk menjaga alam sebelum terlambat
Kita harus berubah sebelum terlambat
Untuk menyelamatkan bumi sebelum terlambat
Bumi yang tua semakin lemah
Kita yang harus bertindak sebelum terlambat
Terik matahari membakar bumi
Apakah kita akan sadar sebelum terlambat?
Pekanbaru, 3 Maret 2026
