PBB Kecam Keras Serangan Houthi ke Arab Saudi, Serukan Penahanan Diri di Tengah Krisis Kemanusiaan
NEW YORK — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam keras serangkaian serangan lintas batas terbaru yang dilancarkan kelompok Houthi terhadap wilayah Arab Saudi, sekaligus mendesak seluruh pihak terkait untuk segera menahan diri.
“Kami mengecam serangan lintas batas Houthi terhadap sejumlah lokasi di wilayah selatan Arab Saudi. Serangan-serangan ini berdampak pada warga sipil dan infrastruktur energi. Kami tentu sangat prihatin atas laporan mengenai jatuhnya korban sipil,” ujar Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric, Selasa (8/9).
Pernyataan tersebut dikeluarkan menyusul laporan dari juru bicara koalisi internasional pimpinan Arab Saudi, Turki Al-Maliki, yang menyebutkan sedikitnya 73 orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Di tengah memanasnya eskalasi konflik, PBB turut menyoroti kondisi darurat kemanusiaan di Yaman yang masih sangat memprihatinkan. Hingga kini, pendanaan yang terkumpul baru mencapai 438 juta dolar AS dari total kebutuhan sebesar 2,2 miliar dolar AS yang diajukan dalam permohonan bantuan PBB.
Situasi keamanan di Yaman sendiri terus memburuk seiring pertempuran antara kelompok Houthi melawan pasukan pemerintah yang diakui secara internasional dan didukung koalisi militer Arab Saudi. Konfrontasi ini semakin meruncing sejak Juli lalu menyusul serangan di Bandara Sanaa yang memicu rentetan serangan balasan Houthi ke sejumlah fasilitas vital di Arab Saudi, termasuk Bandara Abha, serta dibalas kembali dengan serangan udara ke wilayah Yaman yang dikuasai Houthi. (Alv)

