Antara Perang dan Kami Ingin Hidup (Karya: Erwin Hartono)

Dalam debu yang tak terlihat
Telah hilang senyum bocah
Di balik senapan yang gemetar
Ada nyawa yang ingin bangun esok

Angin menangis di antara reruntuhan
Ia membawa nama-nama yang tak sempat pulang
Ayah, ibu, tetangga, bahkan mimpi kecil
Yang hanya tahu bermain di rumput pagi

Bumi yang subur kini bergetar
Tertatih antara harap dan air mata
Di mana suara manusia
Jika bukan di hati yang peduli

Kami bukan peluru atau angka statistik
Kami suara yang ingin hidup damai
Menulis ulang pagi, bukan bom
Menggenggam tangan, bukan amunisi
Tolong dengarkan kami
Di bawah langit yang sama
Kami ingin hidup.

 Pekanbaru, 1 Maret 2026