Jelang HUT ke-69 Riau, Menteri Besar Perlis Sampaikan Doa dan Harapan untuk Negeri Serumpun

PEKANBARU — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Riau, momentum kebahagiaan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di Bumi Lancang Kuning, tetapi juga mendapat perhatian hangat dari negeri serumpun. Hubungan erat yang telah lama terjalin antara Riau dan Negeri Perlis, Malaysia, kembali tercermin lewat penyampaian ucapan selamat dari Menteri Besar Perlis saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Menteri Besar Perlis, Abu Bakar Hamzah, menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi Provinsi Riau yang akan memperingati hari jadinya yang ke-69. Ia berharap masyarakat Riau senantiasa dilimpahi keberkahan serta kemajuan di berbagai bidang.

“Di kesempatan yang berbahagia ini, saya mewakili Kerajaan Negeri Perlis mengucapkan tahniah dan selamat Hari Jadi untuk Riau yang ke-69 tahun. Mudah-mudahan Allah SWT memberkati orang-orang di Riau,” ucapnya di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa hubungan antara Perlis dan Riau tidak hanya dilandasi oleh relasi antarpemerintah, melainkan terikat kuat oleh nilai-nilai agama, budaya, dan persaudaraan sebagai sesama bangsa Melayu yang telah terjalin turun-temurun. Oleh karena itu, ikatan tersebut harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Khususnya yang terpenting, orang-orang Melayu Islam di Riau dapat mendapat keberkahan dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Jaya selalu untuk Provinsi Riau,” tuturnya.

Abu Bakar Hamzah juga menyoroti kedekatan perjalanan sejarah antara Indonesia dan Malaysia. Menurutnya, kedua wilayah memiliki momentum perayaan yang istimewa tahun ini, di mana Provinsi Riau memperingati Hari Jadi ke-69, sementara Malaysia juga bersiap menyambut Hari Merdeka ke-69 pada 31 Agustus 2026.

“Jadi hubungan Malaysia dan Indonesia, Perlis dan Riau akan sentiasa dilindungi Allah SWT. Kita ini berdekatan, bersempena dengan itu juga pada tanggal 31 Agustus 2026 Malaysia memperingati Hari Merdeka yang ke-69,” ungkapnya.

Ia menerangkan, kesamaan usia peringatan tersebut menjadi simbol yang semakin mempererat ikatan emosional antara masyarakat Perlis dan Riau. Ia pun optimis hubungan serumpun ini akan terus berkembang melalui berbagai bentuk kolaborasi strategis di masa depan.

Semangat kebersamaan yang telah dibangun selama ini diyakini mampu menjadi landasan kokoh untuk mewujudkan kemajuan bersama, baik di sektor kebudayaan, pendidikan, ekonomi, maupun pariwisata. Nilai-nilai luhur budaya Melayu dipandang akan terus menjadi perekat utama hubungan kedua wilayah.

“Kami yakin dan percaya, dengan kebersamaan, kita bisa semakin dekat serta Melayu semakin maju. Insyaallah Aamiin,” pungkasnya. (Alv)