Urai Macet Panam, Pemko Pekanbaru Siapkan Pelebaran Jalan Bangau Sakti 900 Meter
PEKANBARU – Kemacetan parah di Jalan HR Soebrantas Panam bakal diurai lewat jalur alternatif. Pemko Pekanbaru menyiapkan pelebaran Jalan Bangau Sakti hingga 8 meter sepanjang 900 meter pada APBD 2026. Jalan ini akan jadi penghubung ke Jalan Naga Sakti dan kawasan Stadion Utama Riau.
Plh Asisten II Setdako Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, menyebut volume kendaraan di Soebrantas sudah jauh melebihi kapasitas.
“Soebrantas saat ini cukup padat dan sering macet parah. Pelebaran Bangau Sakti agar distribusi kendaraan lebih merata,” kata Zulhelmi, Rabu (6/5/2026).
Proyek ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Agung Nugroho untuk membenahi infrastruktur transportasi. Karena bersinggungan dengan aset RRI dan Universitas Riau, Pemko intens berkoordinasi dengan pemilik lahan.
Zulhelmi yang akrab disapa Ami menyebut RRI sudah memberi lampu hijau untuk lahan di sekitar menara pemancar di sudut Soebrantas-Bangau Sakti. Koordinasi lanjutan akan dilakukan dengan UNRI hingga ke area Kantor BPN.
Terkait legalitas, Pemko akan memastikan mekanisme hibah atau pengurangan lahan aset negara bersama BPN Pekanbaru agar pencatatan administrasi tetap tertib. Pengukuran lahan akan dilakukan cermat sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Meski sempat tertunda hujan, peninjauan dan pengukuran ulang dijadwalkan segera. Camat dan lurah setempat sudah siaga agar proyek sesuai linimasa APBD 2026.
Selain pelebaran badan jalan, proyek mencakup penataan drainase dan jaringan listrik di sepanjang jalur.
“Kami ingin masyarakat menikmati transportasi yang lancar, bebas kemacetan, dan didukung infrastruktur yang tertata rapi,” tutup Ami. (Alv)

