Soroti 4 Kasus Kematian Dokter Magang, DPR Desak Kemenkes Buka Hasil Audit ke Publik

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengusut tuntas kematian dokter internship dr. Myta Aprilia Azmy di Jambi. Ia meminta audit investigasi dibuka transparan ke publik dan pelakunya diproses hukum bila terbukti ada kelalaian.

“Meminta Kemenkes melakukan audit investigasi atas kasus tersebut untuk mengetahui penyebab kematian dari yang bersangkutan,” kata Yahya di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Yahya menegaskan jangan ada yang ditutup-tutupi. Ia menyebut ada informasi dr. Myta sudah sakit tapi tetap dipaksa praktik hingga diduga mengalami kelelahan.

“Jika terdapat indikasi pidana akibat kelalaian sehingga menyebabkan kematian, segera diproses secara hukum,” tuturnya.

Kasus ini menambah daftar kematian dokter magang jadi empat dalam tiga bulan terakhir. Sebelumnya tercatat kasus serupa di Cianjur, Jawa Barat; Rembang, Jawa Tengah; dan Denpasar, Bali. dr. Myta meninggal saat dirawat di RS Muhammad Hoesin Palembang, Jumat (1/5/2026), setelah bertugas di RS K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal.

Meski Dirjen SDM Kesehatan Kemenkes Yuli Farianti menyebut tiga kasus sebelumnya tidak terkait beban kerja berlebih, dengan total jam kerja di bawah 40 jam per minggu, Yahya tetap meminta perbaikan sistem. Ia mendesak Kemenkes wajib memeriksa kesehatan dokter internship sebelum ditugaskan untuk memastikan kondisi fisik layak kerja.

“Masyarakat harus mendapatkan akses secara luas terhadap audit yang dilakukan,” ucap Yahya, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dr. Myta. (Alv)