May Day 2026 di Pekanbaru: Tak Ada Demo, Buruh dan Pemprov Riau Pilih Dialog di Purna MTQ
PEKANBARU – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Riau berlangsung tanpa aksi turun ke jalan. Pemprov Riau melalui Disnakertrans memilih menjadikan Kawasan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, sebagai ruang dialog terbuka bagi ratusan pekerja, Minggu (3/5/2026) pagi.
Kepala Disnakertrans Riau, Roni Rakhmat, menyebut pemilihan lokasi ini untuk menciptakan suasana santai dan akrab.
“Ini bentuk penghormatan nyata kami kepada pekerja. Kami ingin buruh menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun harapan dengan suasana kekeluargaan, jauh dari kesan kaku,” kata Roni.
Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, Pemprov Riau ingin mengubah stigma May Day yang identik dengan ketegangan menjadi dialog konstruktif antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
Kegiatan dimulai pukul 06.30 WIB dengan senam sehat K3 untuk mengampanyekan keselamatan kerja. Ratusan buruh dari berbagai sektor juga memanfaatkan layanan bakti kesehatan gratis yang disediakan sejak pagi.
Roni menegaskan setiap aspirasi dari serikat pekerja maupun individu akan dicatat dan ditabulasi.
“Nanti seluruh aspirasi akan kita serap dan rangkum sistematis. Hasilnya kami sampaikan langsung ke Gubernur untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat melalui DPR RI agar jadi pertimbangan nasional,” jelasnya.
Selain dialog formal, May Day 2026 diwarnai aksi simbolis penanaman pohon di kawasan hijau kota. Langkah itu menjadi simbol harapan agar hubungan industrial di Riau tumbuh subur dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Hingga siang, suasana di Purna MTQ tetap kondusif dengan antusiasme tinggi dari para pekerja yang hadir. (Alv)

