Anak Autis Unjuk Bakat di Riau Autism Festival, Dorong Kota Pekanbaru Lebih Inklusif
PEKANBARU – Riau Autism Festival di Pekanbaru, Sabtu (25/6/2026), menjadi panggung bagi anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan potensi mereka sekaligus mengajak masyarakat membangun lingkungan yang lebih ramah dan inklusif.
Kepala Pekanbaru Lab School Widiyono Javawintsa mengatakan festival ini sengaja dirancang agar publik melihat langsung bakat dan minat anak autis.
“Kita ingin masyarakat memahami bahwa mereka punya bakat. Di sini juga ada sesi konseling untuk orang tua,” ujarnya.
Beragam karya ditampilkan, mulai dari tarian, nyanyian, pembacaan puisi, hingga pameran seni. Ruang ekspresi ini menjadi cara anak-anak autis membuktikan diri mampu berkarya.
Festival juga menghadirkan sesi konseling sebagai bentuk edukasi dan dukungan bagi orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Menurut Widi, kesadaran warga Pekanbaru terhadap anak autis makin meningkat berkat peran sekolah, media, dan pemerintah. Ia berharap penerimaan publik terus berkembang.
“Dengan pemahaman yang lebih baik, anak autis bisa mendapat kesempatan setara di berbagai bidang,” tambahnya. (Jes)

