AS Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) mengklaim dua kapal perang Angkatan Lautnya melintasi Selat Hormuz untuk membersihkan ranjau yang dipasang Iran. Namun, Iran langsung menolak klaim tersebut dan mengancam akan menindak kapal-kapal militer yang melintasi jalur air strategis itu.
Komandan Komando Pusat AS, Laksamana Brad Cooper, menyatakan bahwa operasi ini bertujuan untuk membangun jalur baru dan membagikan jalur aman kepada industri maritim. Dua kapal perusak rudal, USS Frank E Peterson dan USS Michael Murphy, terlibat dalam operasi tersebut.
Namun, juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, menyebut izin melintasi selat tersebut dikendalikan oleh Iran.
“Inisiatif untuk melewati kapal mana pun berada di tangan angkatan bersenjata Republik Islam Iran,” katanya.
Presiden AS Donald Trump juga menulis di media sosial bahwa Amerika Serikat “memulai proses pembersihan Selat Hormuz” sebagai bantuan kepada negara-negara lain. Namun, Iran menolak klaim tersebut dan mengancam akan menindak kapal-kapal militer yang melintasi selat. (Alv)

