Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata 48 Jam dari AS, Konflik Timur Tengah Memanas
ISTANBUL – Iran dilaporkan mengabaikan usulan gencatan senjata 48 jam yang diajukan Amerika Serikat di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Washington mengajukan gencatan senjata melalui salah satu negara sahabat pada 2 April, namun Iran tidak memberikan respons tertulis dan memilih melanjutkan serangan intensitas tinggi.
Sumber yang mengetahui situasi tersebut menyebutkan bahwa Iran merespons “di lapangan” dengan melanjutkan serangan, terutama setelah meningkatnya ketegangan dan tantangan yang dihadapi pasukan AS di kawasan Timur Tengah.
Upaya diplomatik AS untuk menghentikan pertempuran semakin ditingkatkan, terutama setelah dilaporkan terjadi serangan terhadap depot militer AS di Pulau Bubiyan, Kuwait.
Konflik ini dimulai ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel dan wilayah lainnya. (Par)

