Trump Mengancam Kuba, Ketegangan dengan AS Meningkat
KANADA – Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa Kuba bisa menjadi target aksi AS di masa depan setelah Iran. Trump menyatakan hal ini dalam konferensi bisnis Saudi, Future Investment Initiative, dengan nada yang santai namun tegas.
“Saya membangun militer yang hebat ini. Saya berkata, ‘Anda tidak akan pernah perlu menggunakannya,’ tetapi terkadang Anda harus menggunakannya. Dan Kuba adalah target selanjutnya,” kata Trump.
Namun, Trump kemudian meminta media untuk “mengabaikan” pernyataannya itu, seolah-olah ingin menutupi niat sebenarnya. Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menanggapi ancaman ini dengan tegas, menyatakan bahwa kemerdekaan Kuba “tidak pernah” dapat dipertanyakan. Diaz-Canel juga menekankan bahwa Kuba siap membahas berbagai isu dengan AS, tetapi kedaulatan negara itu harus dihormati.
Ketegangan antara AS dan Kuba meningkat, dan situasi ini memicu kekhawatiran akan dampaknya pada hubungan diplomatik dan stabilitas regional. (Par)

