Ketegangan AS-Iran Meningkat, 3.500 Pasukan AS Dikerahkan ke Timur Tengah
WASHINGTON – Amerika Serikat telah mengerahkan sekitar 3.500 pasukan tambahan ke Timur Tengah, memicu spekulasi tentang kemungkinan serangan darat ke Iran. Pasukan marinir ini tergabung dalam Unit Ekspedisi Marinir ke-31 dan tiba di wilayah tersebut pada 27 Maret dengan kapal USS Tripoli.
Pengerahan ini terjadi ketika Presiden AS Donald Trump mengklaim negosiasi sedang berlangsung untuk mengakhiri perang di Iran. Namun, Washington Post melaporkan AS sedang merencanakan serangan darat ke Iran, melibatkan pasukan khusus dan infanteri konvensional.
Ketegangan AS-Iran meningkat setelah AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026, dan Iran membalas dengan menyerang Israel dan fasilitas AS di negara-negara Teluk. Iran juga melakukan kontrol ketat di Selat Hormuz, memicu lonjakan harga minyak dunia.
AS telah mengajak negara-negara lain membantu membuka Selat Hormuz, tetapi ajakan itu ditolak. Penambahan pasukan AS ini memicu reaksi dari negara-negara di Timur Tengah dan komunitas internasional, dengan beberapa negara menyatakan dukungan dan yang lain mengkhawatirkan eskalasi konflik. (Alv)

