Jambi Kehilangan 2,5 Juta Hektare Hutan dalam 52 Tahun

Kota Jambi – Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi merilis bahwa Jambi telah kehilangan sekitar 2,5 juta hektare hutan dalam kurun waktu 52 tahun terakhir, dengan tutupan hutan yang tersisa saat ini hanya 929.899 hektare atau 18,5 persen dari luas daratan.

Dalam 10 tahun terakhir, Jambi telah kehilangan 112.372 hektare hutan, setara dengan 10 kali luas Kota Jambi. Pemicu utama krisis ekologis ini adalah alih fungsi hutan menjadi perkebunan skala luas, terutama sawit, ekspansi pertambangan, serta kebakaran hutan dan lahan.

“Angka ini menempatkan Jambi dalam zona kritis ekologis, yang berpotensi menjadi bencana yang terjadi secara eksponensial dan pemulihannya akan membutuhkan biaya besar serta waktu lama,” kata Direktur KKI Warsi, Adi Junedi.

Pertambangan batubara dan emas telah merusak bentang alam, mencemari sungai, dan memunculkan masalah sosial. Jika tidak diatasi, bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor akan menjadi ancaman permanen bagi Jambi. (Sam)