Korban Jiwa Ebola di Kongo Mendekati 4.000 Orang

MOSKOW – Jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) melonjak signifikan hingga menyentuh angka 8.116 kasus, bertambah lebih dari 2.000 kasus hanya dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Demikian disampaikan oleh Lembaga Kesehatan Masyarakat Nasional (INSP) RD Kongo.

Sebagai perbandingan, pada 1 September lalu INSP mencatat sebanyak 6.100 kasus terkonfirmasi dengan akumulasi 2.950 kematian akibat virus tersebut.

“Dalam 24 jam terakhir, tercatat 49 kasus baru, 23 kematian, dan 18 pasien dinyatakan sembuh. Dengan penambahan ini, total akumulasi kasus mencapai 8.116, dengan 3.924 pasien meninggal dunia sejak awal wabah merebak,” bunyi pernyataan resmi INSP, Selasa (28/9).

Laju penularan yang tergolong cepat ini memicu kekhawatiran regional. Direktur Jenderal Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Afrika (CDC Afrika), Jean Kaseya, sebelumnya telah memperingatkan bahwa lonjakan wabah Ebola di RD Kongo kini menjadi ancaman nyata bagi keamanan kesehatan negara-negara tetangga di kawasan tersebut. (Pon)