Serangan Houthi ke Saudi, Kuwait dan Mesir Siap Pasang Badan
KUWAIT — Kuwait dan Mesir mengecam keras aksi milisi Houthi yang meluncurkan rudal balistik ke arah Riyadh, Arab Saudi. Aksi tersebut juga menargetkan fasilitas serta warga sipil di Bish, Taif, Farasan, dan Yanbu.
Kementerian Luar Negeri Kuwait menegaskan bahwa rentetan serangan Houthi merupakan pelanggaran nyata atas kedaulatan Arab Saudi, sekaligus melanggar hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
Kuwait pun mengapresiasi kesiapsiagaan Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi yang berhasil menggagalkan serangan tersebut.
“Keamanan Arab Saudi adalah bagian yang tak terpisahkan dari keamanan Kuwait dan seluruh negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC),” tulis Kemenlu Kuwait dalam keterangan resminya, Sabtu (19/9/2026) waktu setempat. Mereka menegaskan dukungan penuh atas setiap langkah yang diambil Arab Saudi demi menjaga kedaulatan serta keselamatan warganya.
Senada dengan Kuwait, Pemerintah Mesir menilai serangan ke Riyadh sebagai eskalasi berbahaya yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan dan mengancam keamanan Arab Saudi.
Melalui Kementerian Luar Negeri, Mesir menyatakan penolakan tegas atas setiap upaya yang merusak stabilitas kawasan. Mesir berdiri sepenuhnya bersama Arab Saudi dan menekankan bahwa keamanan kedua negara saling terikat satu sama lain. (Pon)

