Perpusnas RI Terima Donasi 100 Buku Pilihan dari 11 Penerbit Tiongkok
JAKARTA — Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia menerima donasi sebanyak 100 buku dari 11 penerbit Tiongkok dalam upacara serah terima yang digelar di Jakarta, Sabtu (3/10).
Buku-buku tersebut telah melalui proses seleksi dan kurasi ketat oleh Perpusnas sesuai dengan prinsip pengembangan koleksi. Pihak Perpusnas melalui siaran persnya menjelaskan bahwa proses kurasi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pemustaka, aksesibilitas, relevansi, keragaman topik, hingga kesesuaiannya sebagai sumber referensi berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Siping, menyampaikan bahwa buku-buku yang didonasikan mencakup berbagai bidang mengenai Tiongkok. Mulai dari kebudayaan, sejarah, sastra, ilmu pengetahuan dan teknologi, hingga pembelajaran bahasa, yang seluruhnya merupakan hadiah budaya hasil seleksi cermat dari sektor penerbitan Tiongkok.
“Seiring masuknya buku-buku ini ke Perpusnas RI, koleksi tersebut diharapkan dapat membuka jendela baru bagi para pembaca di Indonesia untuk mengenal Tiongkok lebih dekat, sekaligus menambah sumber daya baru bagi pertukaran antara komunitas intelektual dan akademis kedua negara,” ujar Wang.
Sementara itu, Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz menekankan bahwa tambahan koleksi ini tidak boleh dipandang sekadar sebagai penambah jumlah buku di perpustakaan, melainkan sebagai langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan global.
Pihak Perpusnas berkomitmen untuk bekerja sama secara erat dengan para donatur guna merampungkan proses administrasi dan pengolahan pustaka, sehingga masyarakat dapat segera mengakses buku-buku tersebut dalam waktu dekat.
Kepala Perpusnas juga menilai momen ini sebagai peluang strategis untuk menjajaki kerja sama lanjutan, seperti pertukaran publikasi, diskusi bersama penulis dan penerbit, serta berbagi pengalaman profesional dalam pengembangan layanan perpustakaan. (Pon)

