Plt Gubri Evaluasi BUMD yang Tidak Optimal, Soroti PT SPR dan BRKS

Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai belum memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan daerah. Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyoroti kondisi beberapa BUMD, termasuk PT SPR dan BRKS, yang dinilai membebani keuangan daerah.

“Terhadap PT SPR dan PT PIR, seharusnya bisa memberi penambahan bagi daerah. Bukan makin habis,” tegas Plt Gubri SF Hariyanto.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme para direktur BUMD dalam menjalankan amanah dan meningkatkan kinerja serta kontribusi keuangan.

BRKS juga menjadi perhatian khusus karena kondisi tata kelola yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“BRKS dulu bisa menghasilkan ratusan miliyar, bahkan sempat 500 miliyar pernah. Sekarang cuman 80 milyar,” terangnya.

Plt Gubri SF Hariyanto mengatakan perlunya evaluasi mendalam terhadap struktur biaya dan belanja operasional di tubuh BRKS untuk memastikan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perusahaan.

“Kemana BRKS, apa belanja operasionalnya kebesaran atau gimana. Inilah ke depan yang harus kita selesaikan,” katanya. (Jes)