Daya Tampung SMA/SMK Riau 132 Ribu Kursi, Pendaftar 79 Ribu: Disdik Pastikan Semua Lulusan SMP Tertampung

PEKANBARU – Tahap akhir SPMB SMA/SMK Negeri Riau 2026/2027 rampung. Dinas Pendidikan Riau memastikan daya tampung masih mencukupi untuk seluruh lulusan SMP sederajat yang mendaftar tahun ini.

Kepala Disdik Riau, Erisman Yahya, mengatakan SPMB 2026/2027 berjalan sesuai Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS.131/II/2026. Aktivasi akun dimulai 8 Juni, pendaftaran dan pemilihan sekolah 10–19 Juni 2026.

Hingga penutupan, 82.550 akun calon murid aktif. Sebanyak 79.350 mendaftar di pilihan pertama, 22.683 memanfaatkan pilihan kedua setelah tidak masuk peringkat, dan 7.055 memakai pilihan ketiga.

Total daya tampung SMA/SMK Negeri di Riau tahun ini 101.455 kursi, lebih besar dari total pendaftar.

“Peluang calon murid memperoleh layanan pendidikan SMA dan SMK di Riau masih sangat terbuka,” kata Erisman.

Jika ditambah sekolah swasta berkapasitas 31.428 kursi, total daya tampung mencapai 132.883 kursi. Angka ini jauh melampaui jumlah pendaftar.

Hasil seleksi SMA/SMK Negeri diumumkan 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB via portal resmi SPMB Riau. Bagi yang belum diterima di negeri, tersedia Program Afirmasi Swasta dengan biaya pendidikan gratis. Pendaftaran dibuka 22–26 Juni 2026 di portal SPMB Riau.

Pekanbaru paling ketat: kuota 11.611 kursi diperebutkan 13.340 pendaftar. Dumai juga overload, 4.569 pendaftar untuk 4.037 kursi.

Sebaliknya, Kampar punya kuota terbesar 13.170 kursi dengan 9.642 pendaftar. Bengkalis 11.884 kursi untuk 8.675 pendaftar. Rokan Hulu 10.337 kursi dengan 6.687 pendaftar.

Erisman menyebut konsentrasi di sekolah favorit membuat distribusi tidak merata. Sejumlah SMA/SMK Negeri berpotensi tidak penuh meski pendaftaran selesai.

Pada 21 Juni 2026, sistem SPMB akan merekonsiliasi otomatis kuota jalur yang belum terpenuhi. Sisa kursi dimanfaatkan agar daya tampung maksimal.

Disdik Riau mengingatkan, calon murid lulus yang tidak daftar ulang akan digantikan cadangan sesuai peringkat. Mekanisme luring oleh sekolah tetap mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Pemprov Riau mengapresiasi partisipasi masyarakat. Calon murid dan orang tua diimbau pantau info resmi lewat portal SPMB dan kanal Disdik Riau. (rls)