Wabah Campak di Jepang, Kasus Meningkat 3,6 Kali Lipat
TOKYO – Jepang melaporkan peningkatan signifikan kasus campak, dengan 236 kasus sejak Januari 2026, naik 3,6 kali lipat dari 66 kasus pada periode yang sama tahun lalu.
Fasilitas kesehatan di Jepang mengkonfirmasi 34 kasus pada 30 Maret-5 April, menunjukkan penyebaran virus yang cepat.
Jepang dinyatakan bebas campak oleh WHO pada 2015, namun kasus impor dari pengunjung asing dan pelancong kembali dari luar negeri memicu wabah lokal. Virus campak sangat menular, menyebar melalui percikan air di udara, dengan gejala seperti demam, pilek, dan batuk.
Vaksin campak-rubella diberikan dalam dua dosis untuk mencegah infeksi. Di Jepang, anak-anak menerima dosis pertama pada usia 1 tahun dan dosis kedua sebelum masuk sekolah dasar. Peningkatan kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan vaksinasi. (Par)

